kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Henan Putrihai Asset Management Targetkan Dana Kelolaan Rp 8,23 Triliun pada 2024


Senin, 05 Februari 2024 / 14:31 WIB
Henan Putrihai Asset Management Targetkan Dana Kelolaan Rp 8,23 Triliun pada 2024
ILUSTRASI. Reksadana.


Reporter: Nadya Zahira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Henan Putihrai Asset Management (HPAM) optimis bisa mencapai target dana kelolaan alias asset under managament (AUM) reksadana sebesar Rp 8,23 triliun pada tahun 2024.

Head of Business Development Division HPAM Reza Fahmi mengatakan bahwa target tersebut naik 14,26% dibandingkan dengan AUM di tahun lalu yang mencapai Rp 7,2 triliun. 

Dia menjelaskan, AUM di tahun ini lebih tinggi karena HPAM melihat adanya peluang pasar yang potensial di tambah adanya semarak hajatan Pemilu 2024, meski di tengah perlambatan ekonomi global.

“Kami optimis target AUM di tahun politik 2024 ini bisa tercapai, meski adanya perlambatan ekonomi global dan fluktuasi pasar modal Tanah Air,” ujar Reza kepada Kontan.co.id, Senin (5/2).

Baca Juga: Kinerja Reksadana Cenderung Flat pada Bulan Januari 2024, Bagaimana Prospek ke Depan?

Selain itu, dia menyampaikan salah satu penopang naiknya AUM HPAM pada tahun 2024 ini juga berkat kepercayaan investor terhadap produk-produk reksadana perusahaan, yang telah mendapatkan berbagai penghargaan dari berbagai lembaga.

“AUM HPAM naik karena adanya penambahan investor di produk lama, terutama di reksadana saham,” kata Reza. 

Selain itu, Fahmi juga menyebutkan faktor-faktor yang akan mendukung pertumbuhan AUM reksadana di tahun 2024 di antaranya adalah, kebijakan pemerintah yang mendukung industri rokok, seperti penurunan diskon tarif antara kategori tier 1 dan sub-tier 1, peningkatan pengawasan terhadap rokok ilegal, dan program bantuan sosial yang dapat meningkatkan daya beli konsumen.

"Lalu juga terdapat perkembangan pemulihan ekonomi, dan stabilitas politik yang bisa membuat AUM reksadana meningkat pada tahun 2024," kata Reza.

Selanjutnya, dia menyebutkan faktor pendukung lainnya yakni, meningkatnya permintaan terhadap produk reksadana terproteksi dan pasar uang, yang menawarkan perlindungan modal dan likuiditas tinggi.

"Hingga faktor pendukung selanjutnya yakni, peningkatan distribusi penjualan melalui APERD, institusi, PT/CV, serta peningkatan kualitas produk dan layanan," kata dia.

Baca Juga: Tahun Ini Kinerja Reksadana Campuran dan Pendapatan Tetap Diprediksi Positif

Lebih lanjut, Reza menyebutkan strategi yang dilakukan untuk bisa mencapai target AUM tersebut di antaranya yaitu, dengan mengembangkan produk-produk reksadana yang inovatif, diversifikasi, dan sesuai dengan profil risiko klien. 

Kemudian, dia mengatakan bahwa HPAM juga berupaya meningkatkan layanan dan edukasi kepada klien, baik melalui digital maupun konvensional.

“Kami juga akan memperkuat kerja sama dengan distributor dan mitra strategis,” tutup Reza. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×