kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Panin Asset Management Catat AUM Reksadana Rp 14,72 Triliun Per Oktober 2023


Senin, 20 November 2023 / 20:44 WIB
Panin Asset Management Catat AUM Reksadana Rp 14,72 Triliun Per Oktober 2023
ILUSTRASI. PT Panin Asset Management membukukan AUM reksadana Rp 14,72 triliun per Oktober 2023 KONTAN/Cheppy A. Muchlis/26/01/2016


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Panin Asset Management mencatat penurunan dana kelolaan alias Asset Under Management (AUM) reksadana sepanjang tahun berjalan (Ytd) hingga Oktober 2023.

Direktur Panin Asset Management Rudiyanto menyampaikan pihaknya membukukan AUM reksadana sebesar Rp 14,72 triliun per Oktober 2023, sementara nilai AUM per Desember 2022 sebesar Rp 14,79 triliun.

“Berdasarkan data tersebut, maka AUM Panin AM mengalami sedikit penurunan secara year to date (YTD), yaitu 0,46%,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (20/11).

Baca Juga: Mengekor Indeks Acuan, Reksadana Indeks Kurang Maksimal

Rudiyanto mengungkapkan, pihaknya menargetkan dana kelolaan hingga akhir tahun 2023 bisa mencapai Rp 16 triliun. Artinya, kata dia, masih terdapat celah (gap) antara AUM Oktober 2023 dengan target yang ditetapkan hingga akhir tahun ini.

“Hal ini disebabkan oleh koreksi market dan juga terdapat beberapa redemption yang dilakukan oleh investor,” ungkapnya.

Rudiyanto menilai, menakar dari kondisi pasar yang masih cenderung tak stabil (volatile) belakangan ini, maka hingga akhir tahun pihaknya pesimistis target AUM yang ditetapkan di awal tahun bisa tercapai.

Meski demikan, lanjut Rudiyanto, pihaknya optimistis di tahun 2024 bisa mengejar AUM reksadana dengan menargetkan nilai sebesar Rp 16,8 triliun.

“Strategi kami untuk mencapai target AUM adalah menerbitkan produk reksa dana terproteksi secara berkala, memasarkan produk yang sudah ada, dan meningkatkan kemampuan pemasar internal,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×