kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Himbara masih matangkan model bisnis integrasi EDC


Minggu, 16 April 2017 / 22:16 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) masih mematangkan model bisnis integrasi mesin EDC (Electronic Data Capture). Model bisnis ini terkait dengan biaya transaksi dan teknis pembukaan merchant.

Selain itu, Himbara juga masih menunggu izin prinsip switching PT JPN (PT Jalin Pembayaran Nusantara) untuk EDC dari Bank Indonesia (BI).

Ogi Prastomiyono, Ketua Tim Penggabungan ATM Himbara mengatakan dalam rencana awal pada tahun ini, Himbara akan menggabungkan 50.000 EDC pada tahun ini.

“Selain itu kami akan membuka beberapa merchant tambahan pada tahun ini,” ujar Ogi ujar Ogi Jumat (14/4)

Menurut Ogi, nantinya jika BI sudah mengeluarkan lisensi EDC untuk switching JPN, maka pengelolaan EDC bisa sepenuhnya dilakukan oleh JPN.

Sebagai gambaran saat ini jumlah EDC Himbara ada sebanyak 545.740. Dengan integrasi 50.000 EDC ini maka baru 10% dari total EDC Bank BUMN.

Ogi menjelaskan untuk integrasi EDC Himbara ini sebenarnya tinggal menunggu model bisnis yang disepakati. Jika model bisnis sudah siap, maka secara teknis penggabungan EDC akan lebih mudah dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×