kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hingga Agustus, PT Jamsyar jamin kredit Rp 7,32 T


Rabu, 06 September 2017 / 17:34 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID -  PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamsyar) telah merealisasikan volume penjaminan kredit sebesar Rp 7,32 triliun hingga akhir Agustus 2017.

Direktur Operasional Jamsyar Achmad Sonhadji mengatakan, sejak didirikan pada September 2014 lalu, bisnis Jamsyar terus mencatatkan kenaikan signifkan. Jika dibandingkan dengan Agustus 2016 volume penjaminan melonjak hingga 50%-60%.

Kenaikan ini tentu didukung oleh tingkat kepercayaan sejumlah mitra untuk menggunakan jasa penjaminan syariah PT Jamsyar. “Dari tahun ke tahun pengembangan usaha Jamsyar kita pacu terus,” ujar Achmad di Jakarta, Rabu (6/9).

Hingga akhir tahun, Jamsyar optimistis bisa menjamin kredit hingga Rp 11 triliun. Hal ini tentunya akan terdongkrak oleh semakin banyaknya perusahaan yang mempercayakan jasa penjaminan Jamsyar.

Achmad menyebut, hingga saat ini Jamsyar sudah menjamin ke ribuan perusahaan. Adapun portofolio bisnis Jamsyar yakni masih terdongkrak oleh produk surety bond yang menyumbang sebesar 40%, sisanya berasal dari produk kontra bank garansi, penjaminan kredit usaha rakyat (KUR), penjaminan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan sebagainya.

Saat ini, proses penjaminan PT Jamsyar dilakukan secara online (Digi-G) sehingga dapat mempercepat proses pemberian penjaminan dan proses klaim apabila terjamin mengalami wanprestasi. “Dengan pelayanan berbasis Digi-G akan mempercepat proses dan tentunya lebih akurat,” tambah Achmad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×