kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.919   33,00   0,18%
  • IDX 6.066   -80,52   -1,31%
  • KOMPAS100 781   -11,15   -1,41%
  • LQ45 598   -7,35   -1,21%
  • ISSI 212   -2,88   -1,34%
  • IDX30 333   -2,96   -0,88%
  • IDXHIDIV20 427   -3,57   -0,83%
  • IDX80 89   -1,24   -1,37%
  • IDXV30 116   -0,84   -0,72%
  • IDXQ30 109   -0,87   -0,79%

Hingga Februari, Aset Investasi Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 5,9%


Senin, 18 April 2022 / 16:38 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melintas di depan logo perusahaan industri asuransi jiwa di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Jakarta, Rabu (1/12). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/12/2021.


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Sedikit berbeda, BRI Life justru banyak menempatkan instrumen investasinya pada SUN sekitar 54% dan obligasi korporasi sekitar 26%. Hal tersebut sesuai dengan karakteristik liabilitas perusahaan dan jangka waktu pertanggungan yang sifatnya jangka panjang.

Adapun, total aset investasi BRI Life mencapai Rp 15,5 triliun per Maret 2022. Capaian tersebut tumbuh sekitar 15% yoy. 

Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila pun menuturkan bahwa pihaknya terus berupaya untuk memaksimalkan hasil investasi dengan mencari portofolio investasi yang tepat. Misalnya mengurangi aset deposito yang saat ini hasil investasinya cenderung menurun. 

“Sebelumnya (deposito) di atas 10%, kami coba kurangi untuk optimalkan hasil dengan tetap menjaga likuiditas,” ujar Iwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×