kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS714.000 1,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

HSBC Holding PLC sukses transaksi valas senilai US$ 250 miliar di Blockchain


Selasa, 15 Januari 2019 / 20:04 WIB

HSBC Holding PLC sukses transaksi valas senilai US$ 250 miliar di Blockchain
ILUSTRASI. Kinerja HSBC Group

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan perbankan HSBC Holding PLC sukses menyelesaikan transaksi perdagangan valas senilai US$ 250 miliar menggunakan teknologi blockchain, sebagaimana diungkapkan oleh HSBC senin lalu (14/1).

Hal ini menunjukkan, bahwa transaksi menggunakan teknologi tersebut mempunyai data tarik khusus, untuk memfasilitasi transkasi di beberapa sektor walau sampai sekarang cara itu masih diragukan untuk bisa diterima.

Dilansir dari Reuters, Selasa (15/1), perusahaan yang bermarkas di London, Inggris ini telah menyelesaikan lebih dari tiga juta perdagangan valas dan melakukan lebih dari 150.000 transaksi pembayaran sejak Februari 2018 menggunakan teknologi blockchain.

Sayangnya, HSBC tidak memberikan data mengenai perdagangan valas yang telah disetujui melalui proses tradisional. Mereka hanya mengatakan bahwa perdagangan valas tersebut telah disetujui oleh blockchain mewakili proporsi kecil.

Namun, data tersebut menandai tonggak penting dalam penggunaan blockchain oleh keuangan, yang sampai sekarang enggan untuk mulai menggunakan teknologi pada skala apa pun.

Blockchain merupakan basis data bersama yang dapat memproses dan menyelesaikan transaksi dalam hitungan menit. Awalnya dirancang untuk mendukung bitcoin cryptocurrecncy, teknologi ini tidak memerlukan pihak ketiga untuk mengecek dan entri tidak dapat diubah, hal ini membuatnya sangat aman.

Bank dan perusahaan keuangan lainnya telah menginvestasikan ratusan juga dollar dalam pengembangan teknologi. Mereka berharap teknologi ini akan menyederhanakan dan memangkas biaya dalam proses dari penyelesaian hingga pembayaran.

HSBC merilis kalau teknologi blockchain-nya telah mengotomatiskan proses manual dan mengurangi ketergantungan pada teknologi eksternal. Blockchain juga telah menurunkan risiko kesalahan dan keterlambatan, serta memanggkas biaya, dan membantu bank untuk lebih mengoptimalkan penggunaan.

Richard Bibbey, pejabat utama bank untuk komoditas dan valas, mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi telah melihat bagaimana teknologi itu dapat membantu klien multinasional mengelola aliran valas dengan lebih baik.

Tetapi beberapa bank beralih dari tahap pengujian ke implementasi blockchain yang diproyeksikan dalam skala besar. Banyak yang khawatir, penggunaan teknologi ini akan mengabiskan biaya yang lebih tinggi, ketidakpastian regulasi dan risiko gangguan pada sistem yang ada.


Reporter: Ferrika Sari
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0605 || diagnostic_web = 0.3308

Close [X]
×