kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

WOM Finance Proyeksikan Pertumbuhan Piutang Pembiayaan Bersih Capai 6% pada 2026


Selasa, 10 Februari 2026 / 15:11 WIB
WOM Finance Proyeksikan Pertumbuhan Piutang Pembiayaan Bersih Capai 6% pada 2026
ILUSTRASI. Pendapatan WOM Finance Capai Rp 2,16 Triliun di 2024 (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) memproyeksikan pertumbuhan piutang pembiayaan bersih bisa mencapai 6% secara Year on Year (YoY) pada 2026. 

Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa menerangkan, nilai piutang pembiayaan bersih perusahaan mencapai Rp 6,46 triliun per akhir 2025.

Untuk mencapai proyeksi itu, Cincin mengungkapkan pihaknya akan menerapkan pertumbuhan yang terukur dengan analisis risiko yang prudent. 

Baca Juga: BEI Umumkan Perubahan Nama OSO Sekuritas Jadi Sukadana Prima Sekuritas

"Strateginya mencakup penguatan pada segmen pembiayaan, hingga optimalisasi proses bisnis melalui pemanfaatan platform digital," katanya kepada Kontan, Selasa (10/2).

Meskipun demikian, Cincin tak memungkiri terdapat sejumlah tantangan yang bisa memengaruhi pertumbuhan piutang pembiayaan pada tahun ini. 

Dia bilang tantangannya, yakni daya beli masyarakat yang masih selektif dan kondisi ekonomi yang dinamis. Ditambah masih adanya risiko kredit yang tentunya berpengaruh terhadap Non Performing Financing (NPF) perusahaan. 

Baca Juga: OJK Beri Sanksi Pembekuan Pendaftaran Akuntan Publik J. Anwar Hasan

"Oleh karena itu, pertumbuhan pada 2026 akan diupayakan secara terukur dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan, serta pengelolaan risiko yang prudent," ucap Cincin.

Sebagai informasi, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, piutang pembiayaan industri multifinance hanya tumbuh tipis sebesar 0,61% YoY, dengan nilai mencapai Rp 506,5 triliun pada akhir 2025.

Selanjutnya: Rupiah Spot Ditutup Melemah 0,04% ke Rp 16.811 per Dolar AS pada Selasa (10/2/2026)

Menarik Dibaca: Katalog Promo Indomaret Minyak Goreng Hemat 10-11 Februari 2026, Mulai Rp 29.000-an

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×