kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.309   1,00   0,01%
  • IDX 7.153   -225,75   -3,06%
  • KOMPAS100 970   -34,57   -3,44%
  • LQ45 691   -24,54   -3,43%
  • ISSI 260   -7,61   -2,84%
  • IDX30 382   -10,82   -2,75%
  • IDXHIDIV20 471   -11,55   -2,39%
  • IDX80 108   -3,85   -3,43%
  • IDXV30 137   -2,91   -2,08%
  • IDXQ30 122   -3,28   -2,61%

Ikuti Kinerja Industri, Maximus Insurance Yakin Asuransi Kesehatan Masih Positif


Sabtu, 13 Juli 2024 / 12:53 WIB
Ikuti Kinerja Industri, Maximus Insurance Yakin Asuransi Kesehatan Masih Positif
ILUSTRASI. PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (Maximus Insurance)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) atau Maximus Insurance memproyeksikan kinerja asuransi kesehatan masih masih berkinerja positif pada 2024. Ini sejalan dengan kinerja asuransi kesehatan secara industri.

Corporate Secretary Maximus Insurance, Norvin Osel menyebut proyeksi asuransi kesehatan itu masih dapat bertumbuh dilihat dari pertumbuhan asuransi kesehatan yang signifikan secara industri sesuai data AAUI.

"Dengan prospek yang baik, tetap sangat penting bagi kami sebagai perusahaan asuransi memastikan proses underwriting dilakukan secara prudent untuk dapat mengelola risiko dan menjaga stabilitas finansial perusahaan," ucapnya kepada Kontan, Jumat (12/7).

Norvin menerangkan Maximus Insurance optimistis bahwa dengan langkah-yang tepat, perusahaan dapat terus tumbuh dan memenuhi kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat untuk asuransi kesehatan. Sampai Juni 2024, pendapatan premi asuransi kesehatan bertumbuh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sayangnya, dia tak menyebut nilai pendapatan premi dan pertumbuhan lini bisnis tersebut.

Baca Juga: Bisnis Asuransi Kesehatan Dinilai Masih Menjanjikan

"Pertumbuhan itu karena adanya peningkatan jumlah tertanggung yang memberikan kontribusi positif pada pendapatan premi asuransi kesehatan," katanya.

Norvin menyebut pada Semester I-2024, pendapatan premi perusahaan secara keseluruhan telah mencapai  41% dari target premi yang telah ditetapkan pada tahun ini. Meskipun pencapaian itu belum mencapai angka yang diharapkan, dia bilang perusahaan tetap optimistis bisa memenuhi target tersebut. Salah satunya dengan dengan menerapkan strategi yang tepat dan seleksi yang baik dalam pemilihan bisnis.

Asal tahu saja, selama kuartal I 2024, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat pendapatan premi industri dari lini bisnis asuransi kesehatan naik 16,2% secara tahunan menjadi Rp 3,43 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×