kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Incar korporasi, BRI ekspansi ke Singapura


Kamis, 09 Oktober 2014 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. proyeksi inflasi di April 2023 berada di kisaran 1,07%-1,17%


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menanti izin pendirian bank dari Monetary Authority of Singapore (MAS).

Achmad Baequni, Direktur Keuangan BRI, mengatakan, pihaknya tengah memproses izin ekspansi di Singapura, karena negara ini memiliki potensi besar untuk bisnis korporasi melihat posisi negara ini strategis di wilayah ASEAN. "Kami akan mendirikan offshore bank di Singapura untuk bisnis korporasi dari nasabah," kata Baequni, kepada KONTAN, kemarin (8/10).

Harapannya, BRI akan memperoleh izin offshore bank dari regulator Singapura pada akhir tahun 2014 ini, dari pengajuan izin sejak tahun lalu. Saat ini, pihaknya sedang melengkapi syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk pendirian offshore bank. "Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi di luar kontrol kami, namun kami tetap akan menjalani," ucapnya. 

Sedangkan, negara lain yang diincar BRI adalah Myanmar, Malaysia, dan Vietnam. Misalnya, untuk Malaysia ada potensi bisnis simpanan dan pengiriman uang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI), kemudian untuk Vietnam memiliki potensi bisnis karena pertumbuhan ekonominya bagus. Sedangkan Myanmar ada potensi bisnis karena ada perusahaan Indonesia yang berdiri disana.

"Sedangkan untuk Tiongkok, kami mesti pelajari dulu, karena sudah banyak bank disana," tambah Baequni. Menurutnya, Ia ingin mempelajari bisnis di Tiongkok dahulu sebelum ekspansi. Saat ini, ada bank asal Indonesia yakni Bank Mandiri yang sudah hadir di Shanghai.

Baequni menambahkan, untuk Laos dan Kamboja, BRI belum ada rencana ekspansi kesana, karena pendapatan perkapitanya masih kecil, meskipun ada peluang bisnis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×