kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Indeks rontok sekitar 6%, Bank Indonesia belum cemas


Jumat, 05 Agustus 2011 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Inflasi. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bank Indonesia belum cemas dengan anjloknya bursa regional dan global. Bank sentral melihat anjloknya bursa global bersifat sementara.

Bahkan, Direktur Riset dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, dalam jangan panjang aliran dana asing akan tetap membanjiri Indonesia. Di sisi lain, dia mengatakan, mata uang rupiah masih cenderung menguat dengan ditopang cadangan devisa nasional yang mencapai US$ 122 miliar. "Nothing to worry lah," pungkas Perry, Jumat (5/8).

Bank Indonesia juga akan tetap menjaga perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Hal itu konsisten dengan capaian sasaran inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Asal tahu saja, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (5/8) anjlok mengikuti gerakan bursa global. Hingga pukul 14.13 WIB, IHSG sudah melemah sebesar 6,07% ke level 3.871,38. Kejatuhan indeks ini disinyalir karena sentimen negatif dari pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan krisis utang negara Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×