kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Industri dana pensiun akan kedatangan pemain baru


Minggu, 26 Mei 2019 / 19:59 WIB


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemain dana pensiun diperkirakan akan bertambah meski terjadi tren penurunan jumlah pelaku usaha dalam beberapa tahun terakhir.

Direktur Eksekutif Asosasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Bambang Sri Muljadi mengatakan ada beberapa pemain yang berencana mendirikan dana pensiun. Salah satunya adalah Badan Kredit Kecamatan (BKK) Jawa Tengah. “BKK Jateng sedang dalam proses. Tapi prosesnnya belum sampai ke Otoritas Jasa Keuangan,” kata Bambang kepada Kontan.co.id, pekan lalu.

Tahun lalau industri dana pensiun juga kedatangan pemain baru dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Mereka adalah DPLK Capital Life dan DPLK Tokio Marine Life Indonesia.

Mengutip laporan OJK, sampai Maret 2019, pemain dana pensiun berjumlah 227 pelaku usaha. Dari jumlah itu, Dana Pensiun Pemberi Kerja - Program Pensiun Manfaat Pasti (DPPK-PPMP) masih mendominasi yaitu sebanyak 162 pemain, menyusul Dana Pensiun Pemberi Kerja-Program Pensiun Iuran Pasti (DPPK-PPIP) 41 pemain dan DPLK 24 pemain.

Jumlah pemain tersebut menurun dibandingkan tahun lalu. Seperti diketahui, Maret tahun lalu jumlah pemain dana pensiun masih sebanyak 234 perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×