kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Industri gadai catat kenaikan laba 9,4% menjadi Rp 2,7 triliun sepanjang tahun lalu


Senin, 28 Januari 2019 / 18:16 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bisnis gadai di Indonesia pada akhir 2018 lalu masih cukup menguntungkan. Hal ini bisa dilihat dari realisasi laba bersih Rp 2,7 triliun sepanjang 2018 alias  naik 9,4% secara year on year (yoy).

Bambang W. Budiawan Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan laba bersih industri gadai ini disumbang oleh PT Pegadaian dan 84 perusahaan gadai swasta.

“PT Pegadaian masih mendominasi pasar yaitu 99% dari total industri,” kata Bambang kepada kontan.co.id, Senin (28/1).

Sebagai gambaran saja, pertumbuhan aset industri gadai mencapai 8% per akhir 2018 lalu dengan liabilitas yang juga naik 6% menjadi Rp 32,6 triliun. Selain itu modal industri gadai juga naik 11% yoy menjadi Rp 20,4 triliun.

Komposisi pinjaman industri pergadaian di Indonesia adalah produk gadai Rp 29,6 triliun. Diikuti oleh segmen fidusia sebesar Rp 4,3 triliun, pergadaian syariah Rp 7,5 triliun dan lainnya Rp 10 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×