kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.716   73,19   1,30%
  • KOMPAS100 738   10,40   1,43%
  • LQ45 559   6,09   1,10%
  • ISSI 199   2,35   1,19%
  • IDX30 317   2,72   0,87%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 84   1,04   1,26%
  • IDXV30 106   -0,24   -0,23%
  • IDXQ30 102   0,48   0,47%

Infrastruktur dan pengolahan dorong kredit BMRI


Selasa, 17 November 2015 / 19:49 WIB


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan pertumbuhan kredit industri perbankan nasional pada akhir tahun 2015 akan mencapai 12,5% sampai dengan 13,5%.

Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perbankan OJK Irwan Lubis mengungkapkan, selama dua bulan jelang akhir tahun, permintaan pertumbuhan kredit tumbuh pesat, mencapai Rp 60 triliun setiap bulannya.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, sejak awal triwulan IV-2014, pertumbuhan kredit memang mulai membaik. Target pertumbuhan kredit yang dibidik oleh bank dengan kode emiten BMRI ini berkisar antara 11%-13%.

"Ini sepertinya akan inline sampai dengan akhir tahun," kata Budi kepada KONTAN, Selasa (17/11).

Budi bilang, kredit yang menjadi motor pendorong di bank berlogo pita emas ini sejak kuartal IV-2015 diantaranya adalah kredit infrastruktur dan juga industri pengolahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×