kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.073   33,02   0,55%
  • KOMPAS100 796   7,81   0,99%
  • LQ45 605   5,69   0,95%
  • ISSI 210   0,30   0,14%
  • IDX30 342   3,18   0,94%
  • IDXHIDIV20 426   4,01   0,95%
  • IDX80 91   0,80   0,89%
  • IDXV30 116   0,57   0,50%
  • IDXQ30 110   0,96   0,88%

Ini modus 13 Manajer Investasi dalam kasus Jiwasraya dan dugaan kerugian negaranya


Jumat, 26 Juni 2020 / 14:17 WIB
ILUSTRASI. Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Lamgiat Siringoringo

4. PT Millenium Capital Management (PT MCM)

Jiwarsaya memiliki dua produk reksadana pada PT.MCM yaitu Reksadana Millenium Equity Prima Plus (MEPP) dan Reksadana MCM Equity Sektoral(MES). Kedua Reksadana tersebut digunakan oleh Jiwasraya atas permintaan Heru Hidayat dan Benny Tjokosaputro melalui Joko Hartono Tirto.
PT MCM menampung hasil likuidasi RDPT milik Jiwsaraya yaitu Reksadana MEPP untuk menampung saham-saham dari hasil likuidasi RDPT Millenium Restructured Fund IV (MRFIV) yang dilikuidasi pada akhir tahun 2015, sedangkan Reksadana MES untuk menampung RDPT Millenium Restructured Fund III (MRFIII).
Dugaan kerugian negara Rp 676 miliar

5. PT Prospera Asset Management (PT PAM)

Jiwasraya memiliki dua produk Reksadana pada PT.PAM yaitu Reksadana Prospera Dana Berkembang (PDB) dan Reksadana Syariah Prospera Syariah Saham (SPSS), kedua Reksadana tersebut tidak ditawarkan secaraumum kepada pihak lain di luar Jiwasraya.
Dugaan kerugian negara: Rp 1,2 triliun

6. PT MNC Asset Management (PT MAM)

Jiwasraya memiliki produk Reksadana pada PT.MAM yaitu Reksa Dana Syariah MNC Dana Syariah Ekuitas II (MDSEII) yang khusus untuk menampung danainvestasi Jiwasraya, Secara formal ReksaDana Syariah MDSE II ditawarkan oleh PT.MAM kepada Jiwasraya melalui Surat Penawaran NomorS.M.2016/VII/088/MKT-INST/MNC-AM tanggal 21Juli 2016.
Dugaan kerugian negara: Rp 480 miliar




TERBARU

[X]
×