CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Ini resep jitu Bank Jatim untuk menekan NPL di bawah level 3%


Rabu, 21 Agustus 2019 / 09:10 WIB

Ini resep jitu Bank Jatim untuk menekan NPL di bawah level 3%
ILUSTRASI. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) optimis dengan kinerjanya tahun ini.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) optimis dengan kinerjanya tahun ini. Salah satu targetnya, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross bisa bergerak hingga ke bawah 3%. Asal tahu saja, per Agustus 2019, posisi NPL perseroan sudah berada di level 3,12% atau menurun dari periode Juni 2019 yang menyentuh 3,16%.

Direktur Utama Bank Jatim Hadi Santoso menjelaskan ada beberapa inisiatif yang tengah dilakukan perseroan dalam menyelesaian kredit macet. Salah satunya melalui penjualan beberapa aset bermasalah, dan kini prosesnya tengah dalam tahap due dilligence dengan pihak terkait.

"Kami masih menurunkan kredit bermasalah supaya NPL bagus, terus kami juga mengekspansi penjualan (NPL). Namun, pertumbuhan kredit masih tetap berjalan," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (20/8).

Baca Juga: Bank Jatim akan tambah modal tahun depan

Salah satu upaya yang dilakukan perseroan antara lain dengan melakukan penjualan NPL ke perusahaan Indosurya pada awal bulan depan. Selanjutnya dengan menggandeng Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA), milik pemerintah.

Menurutnya, NPL Bank Jatim sebenarnya sudah mengalami perbaikan signifikan dibandingkan akhir Juni 2019 yang sempat menyentuh 4,8%. Pun, secara NPL net, posisi saat ini relatif sangat rendah yakni 0,6%.

Baca Juga: BCA Finance targetkan BOPO di angka 34,8%, ini strateginya

Sebagai informasi tambahan saja, per Juni 2019 tercatat total kredit bank bersandi bursa BJTM ini mencapai Rp 34,77 triliun atau tumbuh 8,25% secara year on year (yoy). Berkat penyaluran kredit tersebut, aset perusahaan meningkat sebesar 15,81% yoy menjadi Rp 68,95 triliun sekaligus laba bersih naik 7,67% yoy menjadi Rp 816,42 miliar.

Dari segi rasio keuangan, return on equity (ROE) tercatat 21,3%, net interest margin (NIM) 6,3% dan return on asset (ROA) 3,5%. Sementara biaya operasional dibandingkan pendapatan operasional (BOPO) masih tetap 63,46%.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0014 || diagnostic_api_kanan = 0.0024 || diagnostic_web = 0.3186

Close [X]
×