kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Ini sektor-sektor usaha yang mencatatkan kenaikan permintaan kredit


Kamis, 20 Mei 2021 / 14:17 WIB
ILUSTRASI. Permintaan kredit di perbankan sudah membaik seiring dengan tren pemulihan ekonomi.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Khomarul Hidayat

Sedangkan PT Bank Woori Saudara Tbk (BWS) mencatat permintaan kredit sampai Mei ini masih lambat. Namun, beberapa sektor tetap ada yang sudah mengalami kenaikan permintaan. "Sektor tersebut diantaranya food, transportasi, energi, dan konsumer," Kata Sadhana Priadmadja, Direktur Kepatuhan BWS kepada KONTAN, Rabu (19/5).

Hingga akhir tahun, BWS optimistik prospek penyaluran kredit akan meningkat apabila tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19. Permintaan kredit ke depan diperkirakan akan banyak berasal dari  industri pengolahan terkait makana, IT, tekstil dan konsumer.Per kuartal I 2021, kredit BWS mencapai Rp 30,8 triliun. Ini tercatat meningkat 5,1% dibanding periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp  29,32 triliun.

Adapun Bank Panin hingga bulan Mei ini belum mencatatakan permintaan kredit yang berarti.  "Kami harapkan semester II bisa lebih baik," ujar Presiden Direktur Bank Panin Herwidayatmo.

Selanjutnya: Bank Mandiri akan luncurkan layanan paylater pada kuartal IV 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×