kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Ini strategi bankir salurkan kredit resi gudang


Kamis, 10 Agustus 2017 / 13:59 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Beberapa bankir mengaku mempunyai eksposur ke kredit resi gudang. Ada beberapa skema yang digunakan bank untuk menyalurkan kredit ini.

Bank Jatim mengaku mempunyai dua skema penyaluran kredit resi gudang yaitu subsidi dan non subsidi. "Kredit ini sangat fluktuatif mengikuti masa panen," ujar Ferdian Satyagraha, Direktur Keuangan Bank Jatim kepada KONTAN, Rabu (9/8).

Menurut Ferdian, dalam penyaluran kredit ini, biasanya petani langsung menjual hasil panen untuk segera mendapat uang tunai.

Untuk mengelola risiko, bank berkode saham BJTM ini bekerjasama dengan pengelola gudang milik pemerintah yang menerbitkan resi gudang.

Ferdian mengklaim belum mencatat rasio kredit bermasalah (NPL) selama penyaluran kredit di sektor ini. BRI mencatat sampai saat ini penyaluran kredit resi gudang masih belum besar.

"Biasanya kredit resi gudang ini mempunyai jaminan berupa komoditas yang disimpan di dalam gudang," ujar Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Saat ini menurut Haru, NPL kredit resi gudang masih berada dibawah rata-rata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×