kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kredit lesu, ini strategi yang bisa dilakukan bank


Kamis, 10 Agustus 2017 / 09:57 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pertumbuhan kredit yang masih lesu pada semester I 2017  membuat bankir harus bekerja ekstra keras untuk meningkatkan pendapatan operasional. Seperti diketahui, data BI Juni 2017 mencatat, pertumbuhan kredit industri perbankan hanya sebesar 7,6% secara tahunan atau year on year (yoy).

Dody Arifianto, Kepala Group Risiko Perekonomian dan Sistem Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengatakan, ada beberapa strategi yang bisa diambil bankir untuk meningkatkan pendapatan.

"Strategi bisa diambil bank tergantung jenis dan skala usaha," ujar Dody kepada KONTAN, Kamis (10/8).

Untuk bank besar, isa melakukan ekspansi ke pendanaan yang disponsori pemerintah misalnya infrastruktur. Selain itu bank bisa masuk lebih dalam ke bisnis pengelolaan nasabah kaya dan tekfin.

Sedangkan untuk bank kecil bisa mengambil strategi masuk ke bisnis spesifik seperti pegawai negeri, pensiunan dan UMKM. Selain itu untuk mengoptimalkan pendapatan bunga dan non bunga, bank diharapkan bisa melakukan efisiensi dan penanganan kredit bermasalah lebih baik.

Penanganan NPL ini bisa dilakukan dengan cara restrukturisasi maupun upaya penagihan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×