Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jamkrida Kaltim (Kalimantan Timur) menargetkan nilai penjaminan dapat mencapai Rp 2,2 triliun pada 2026. Adapun nilai itu meningkat 22,22%, jika dibandingkan target pada tahun ini yang sebesar Rp 1,8 triliun.
Untuk mencapai target pada tahun depan, Direktur Utama PT Jamkrida Kaltim Agus Wahyudin mengatakan pihaknya akan menerapkan sejumlah strategi.
Agus menyampaikan Jamkrida Kaltim akan berfokus melakukan market penetration dan market development.
Secara rinci, Agus mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan market penetration untuk menggali potensi pasar di daerah-daerah yang selama ini sudah memakai produk penjaminan.
Baca Juga: Asippindo Berharap OJK Bisa Terbitkan Regulasi Tambahan untuk Industri Penjaminan
"Dengan demikian, perusahaan dapat mendapatkan porsi penjaminan yang lebih besar dari sebelumnya," ucapnya kepada Kontan, Rabu (10/12/2025).
Untuk market development, Agus menyampaikan Jamkrida Kaltim akan fokus memasarkan produk-produk penjaminan di daerah-daerah yang belum memakai produk penjaminan. Diharapkan, upaya itu dapat meningkatkan nilai penjaminan perusahaan.
Terkait kinerja, Agus menyampaikan nilai penjaminan yang telah dibukukan Jamkrida Kaltim per November 2025 sebesar Rp 1,7 triliun. Nilai tersebut baru mencakup 94,44% terhadap total target yang dicanangkan perusahaan sebesar Rp 1,8 triliun pada 2025.
Selanjutnya: Periksa Kurs Transaksi BI Hari Kamis (11/12), Rupiah Terhadap Yen Jepang hingga Euro
Menarik Dibaca: IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Kamis (11/12)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













