kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Izin SMBC akuisisi BTPN diharap rilis kuartal I


Kamis, 20 Februari 2014 / 10:00 WIB
ILUSTRASI. Film The Doll 3 yang bergenre horor dan dibintangi Jessica Mila, berhasil masuk dalam jajaran top film Netflix hari ini di Indonesia.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA.Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) dan bank yang ingin diakuisisinya, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) tengah menanti restu Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anika Faisal, Direktur Kepatuhan BTPN, mengaku, pihaknya sudah berdialog dengan OJK, kemudian menyelesaikan dokumen dan uji kepatuhan dan kepatutan.

"Kami harap izin keluar pada kuartal I tahun 2014 ini," kata Anika, Rabu (19/3). Menurutnya, jika izin akuisisi tersebut direstui, maka kepemilikan SMBC di BTPN akan naik menjadi 40% dari 24,3%. Sedangkan, fokus bisnis tidak akan berubah yakni membiayai kredit pensiunan dan mikro.

Anika menambahkan, kedatangan bank asal Jepang tersebut akan menguntungkan BTPN. Pasalnya, di tengah perekonomian yang belum stabil dan pengetatan likuiditas, perbankan butuh pemegang saham yang kuat. Mereka akan menjaga anak-anak usaha agar tetap sehat dan kuat. Berdasarkan laporan keuangan Desember 2013, rasio kecukupan modal (CAR) BTPN naik 23,1% dari posisi Desember 2012 sebesar 21,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×