kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

J Trust Asia jadi pemegang saham Bank Mayapada


Selasa, 07 Januari 2014 / 15:11 WIB
ILUSTRASI. Peringatan dini BMKG cuaca besok hujan lebat, provinsi berikut ini berstatus Waspada bencana. KONTAN/Fransiskus Simbolon.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. J Trust Asia Pte. Ltd menjadi pemilik saham Bank Mayapada (MAYA), setelah membeli sebagian kepemilikan dari tiga pemegang saham. Melalui aksi itu, J Trust mesti merogoh kocek hingga Rp 556,53 miliar.

Berdasarkan keterangan yang dirilis manajemen Bank Mayapada, Selasa (7/1), rincian pembelian saham oleh J Trust meliputi pembelian saham MAYA milik Wingfield Global Trading Pte. Ltd sebanyak 139,13 juta atau 4% pada harga Rp 1.600 per saham senilai Rp 222,61 miliar. J Trust juga membeli saham MAYA milik Brilliant Bazaar Pte. Ltd sebanyak 139,13 juta atau 3% pada harga Rp 1.600 per saham  senilai Rp 222,61 miliar.

Selain itu, J Trust juga membeli saham MAYA milik Summertime Limited sebanyak 69,57 juta atau 2% pada harga Rp 1.600 per saham senilai Rp 111,3 miliar. Dengan pembelian sebagian saham itu, J Trust menjadi pemilik 9% saham MAYA.

Seiring dengan transaksi itu, kepemilikan Summertime pada MAYA yang semula 24,43% menjadi hanya 22,43%, kemudian kepemilikan Wingfield hanya tersisa 0,04% dari sebelumnya 4,04%. Sementara, kepemilikan Brilliant di MAYA menjadi 7,48% dari sebelumnya 11,48%.

Sebagai informasi, berdasarkan website perusahaan, J Trust merupaka perusahaan investasi yang bermarkas di Singapura dengan modal sebesar S$ 125 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×