kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.819   -9,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Jamsostek: Buruh tidak akan tarik JHT serentak


Kamis, 12 Desember 2013 / 19:20 WIB
Jamsostek: Buruh tidak akan tarik JHT serentak
ILUSTRASI. Piala Dunia 2022.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero), Elvyn G. Masassya mengatakan sikap perusahaan adalah patuh terhadap peraturan dan hukum yang berlaku terkait ancaman buruh yang akan menarik dana Jaminan Hari Tua (JHT) mereka di Jamsostek.

"Soal ancaman buruh, sikap kami adalah patuh pada aturan yang berlaku. Aspirasi yang bisa kami penuhi adalah yang sesuai dengan Undang-Undang (UU) yang berlaku," ujar Elvyn, Kamis (12/12). Ia bilang kalau tidak sesuai peraturan pihaknya tidak akan memenuhi tuntutan buruh tersebut.

Elvyn menambahkan dalam peraturan soal penarikan dana JHT, dipersyaratkan bahwa pihak yang menarik dana haruslah berusia 55 tahun dan sudah menjadi peserta minimal 5 tahun 1 bulan serta dan dilengkapi surat keterangan tidak bekerja lagi. "Sepanjang itu dipenuhi kami akan penuhi tuntutan itu," katanya.

Sebelumnya, akhir November lalu Serikat Pekerja Nasional (SPN) menyatakan bahwa pihaknya akan menarik dana JHT mereka sebesar Rp 7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×