kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.980   133,00   0,75%
  • IDX 5.934   -261,44   -4,22%
  • KOMPAS100 787   -37,12   -4,50%
  • LQ45 595   -24,76   -4,00%
  • ISSI 206   -8,80   -4,10%
  • IDX30 338   -11,95   -3,42%
  • IDXHIDIV20 417   -10,81   -2,52%
  • IDX80 89   -4,23   -4,52%
  • IDXV30 114   -3,69   -3,14%
  • IDXQ30 109   -3,02   -2,69%

Jamsostek: Buruh tidak akan tarik JHT serentak


Kamis, 12 Desember 2013 / 19:20 WIB
ILUSTRASI. Piala Dunia 2022.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero), Elvyn G. Masassya mengatakan sikap perusahaan adalah patuh terhadap peraturan dan hukum yang berlaku terkait ancaman buruh yang akan menarik dana Jaminan Hari Tua (JHT) mereka di Jamsostek.

"Soal ancaman buruh, sikap kami adalah patuh pada aturan yang berlaku. Aspirasi yang bisa kami penuhi adalah yang sesuai dengan Undang-Undang (UU) yang berlaku," ujar Elvyn, Kamis (12/12). Ia bilang kalau tidak sesuai peraturan pihaknya tidak akan memenuhi tuntutan buruh tersebut.

Elvyn menambahkan dalam peraturan soal penarikan dana JHT, dipersyaratkan bahwa pihak yang menarik dana haruslah berusia 55 tahun dan sudah menjadi peserta minimal 5 tahun 1 bulan serta dan dilengkapi surat keterangan tidak bekerja lagi. "Sepanjang itu dipenuhi kami akan penuhi tuntutan itu," katanya.

Sebelumnya, akhir November lalu Serikat Pekerja Nasional (SPN) menyatakan bahwa pihaknya akan menarik dana JHT mereka sebesar Rp 7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×