kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Jasa Raharja Bayar Santunan Rp 99,2 Miliar dalam Periode Mudik Lebaran 2022


Jumat, 13 Mei 2022 / 22:55 WIB
Jasa Raharja Bayar Santunan Rp 99,2 Miliar dalam Periode Mudik Lebaran 2022


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah tingginya mobilitas arus mudik dan arus balik sepanjang libur Lebaran 2022, Jasa Raharja telah membayar santunan senilai Rp 99,2 miliar atau naik 10% dari 2019.

Adapun, santunan tersebut terdiri dari santunan untuk meninggal dunia senilai Rp 73,3 miliar atau naik 12%. Sementara, santunan untuk korban luka-luka sebesar Rp 25,9 miliar atau naik 6,8% dibandingkan periode lebaran 2019.

“Kinerja kami dalam penyerahan santunan meninggal dunia kepada ahli waris korban pada periode tersebut rata-rata dapat diserahkan dalam waktu rata-rata kurang dari 24 jam sejak waktu kejadian. Sementara waktu penyelesaian berkas santunan lengkap rata-rata 15 menit,” ujar Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono dikutip dalam keterangan resminya, Jumat (13/5).

Baca Juga: Insurtech Qoala Raih Pendanaan Seri B Senilai US$ 65 juta

Meskipun jumlah santunan yang diberikan naik, jumlah kasus kecelakaan selama periode tersebut tercatat turun. Data dari Korlantas Polri tercatat terjadi 3.457 kasus kecelakaan lalu lintas atau turun 11% dibandingkan 2019. Dari kasus kecelakaan tersebut mengakibatkan 530 korban meninggal dunia dan dibandingkan 2019 mengalami penurunan 40%. 

Menurutnya, penerapan kebijakan Korlantas Polri seperti pemberlakuan contra flow hingga one way di ruas Tol Jakarta - Semarang pada saat arus mudik dan arus balik terbukti efektif menjadikan mudik tahun 2022 ini menjadi lebih aman.

“Tentunya masih ada catatan-catatan yang akan kita jadikan evaluasi ke depan,” pungkas Rivan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×