kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Jasindo Waspadai Potensi Kenaikan Klaim Kendaraan akibat Pelemahan Rupiah


Rabu, 01 Juli 2026 / 12:41 WIB
Jasindo Waspadai Potensi Kenaikan Klaim Kendaraan akibat Pelemahan Rupiah
ILUSTRASI. Pelemahan rupiah berpotensi tingkatkan biaya klaim asuransi kendaraan Jasindo.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menilai pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi meningkatkan biaya klaim asuransi kendaraan bermotor, terutama karena sebagian suku cadang kendaraan masih bergantung pada impor. Namun, hingga saat ini perusahaan belum melihat adanya perubahan yang signifikan terhadap klaim.

Sekretaris Perusahaan Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, pelemahan rupiah menjadi salah satu faktor yang terus dicermati oleh industri asuransi umum. Dalam kondisi tertentu, fluktuasi nilai tukar dapat memengaruhi biaya perbaikan kendaraan sehingga berpotensi berdampak pada nilai klaim asuransi kendaraan bermotor.

“Meski demikian, hingga saat ini Asuransi Jasindo terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tersebut dan belum melihat adanya perubahan yang signifikan,” ujar Brellian kepada Kontan, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga: Cerita Dua UMKM PRJ 2026 Mampu Bertahan dengan Digitalisasi Finansial

Sebagai gambaran, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi lini usaha kendaraan bermotor pada industri asuransi umum mencapai Rp 7,31 triliun hingga April 2026 atau tumbuh 2,92% secara tahunan (year on year/YoY).

Sementara itu, nilai klaim juga mengalami peningkatan menjadi Rp 2,66 triliun.

Brellian menambahkan, pihaknya akan terus mencermati dinamika nilai tukar rupiah serta perkembangan biaya perbaikan kendaraan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas portofolio dan keberlanjutan bisnis.

Sebagai langkah mitigasi, Jasindo secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko. Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan portofolio secara berkala serta penerapan strategi Asset Liability Management (ALM).

"Dengan langkah tersebut, Asuransi Jasindo optimistis dapat menjaga kinerja bisnis sekaligus terus memberikan perlindungan dan layanan yang optimal kepada nasabah," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×