kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Jumlah BPR menyusut pada semester pertama tahun ini


Rabu, 03 Agustus 2011 / 16:03 WIB
Jumlah BPR menyusut pada semester pertama tahun ini
ILUSTRASI. Saat IHSG merosot kemarin (22/10), saham-saham ini malah ditadah asing. KONTAN/Carolus Agus waluyo/16/10/2020.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. Jumlah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) cenderung berkurang pada tahun ini. Sepanjang semester pertama 2011, jumlah BPR terpangkas sebanyak 18 perusahaan, dari posisi awal tahun ini sebanyak 1.700 BPR menjadi 1.682 BPR.

"Ada BPR yang ditutup karena kebanyakan masalah fraud dan kredit bermasalah. Penyaluran dan pengelolaan kredit tidak hati-hati," ujar Mahdi Mahmudy, Deputi Direktur Direktorat Kredit, BPR, dan UMKM Bank Indonesia, Rabu (3/8).

Kendati demikian, dari sisi jumlah nasabah maupun total aset BPR masih mengalmi peningkatan. Data Bank Indonesia menunjukkan sejak Januari hingga Juni 2011, jumlah nasabah BPR meningkat 4,24% menjadi 11,953 juta rekening. Sedangkan total asetnya meningkat 7,1% menjadi Rp 49,579 triliun. Di sisi lain, angka penyaluran kredit tumbuh 11,5% menjadi Rp 38,088 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×