kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kartu Kredit BCA yang Beredar Capai 4,5 Juta Kartu, Transaksi Naik 17,3% di Kuartal I


Rabu, 15 Mei 2024 / 16:49 WIB
Kartu Kredit BCA yang Beredar Capai 4,5 Juta Kartu, Transaksi Naik 17,3% di Kuartal I
ILUSTRASI. Hingga Maret 2024, jumlah kartu kredit BCA yang beredar di masyarakat sebanyak 4,5 juta kartu.


Reporter: Aldehead Marinda | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bisnis kartu kredit PT Bank Central Asia Tbk (BCA) makin melejit.

Hingga Maret 2024, jumlah kartu kredit BCA yang beredar di masyarakat sebanyak 4,5 juta kartu. Diikuti dengan pertumbuhan transaksi kartu kredit yang mencapai 17,3% secara YoY menjadi Rp 29,1 triliun. Adapun baki debit kartu kredit BCA mencapai Rp 16,1 triliun.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan ke depan kartu kredit BCA masih akan tumbuh sejalan dengan perekonomian nasional yang terus bertumbuh.

Baca Juga: Kredit Sindikasi BNI Tumbuh 106% di Kuartal I 2024

Bicara soal keunggulan, Hera menyebut bahwa kartu kredit BCA masih mampu bersaing jika dibandingkan dengan instrumen pembayaran digital baru lain. Sebab, kartu kredit BCA saat ini dapat dikontrol full melalui platform online.

“Selain dapat mengajukan aplikasi kartu kredit secara online, kini nasabah bisa mengatur kontrol transaksi, request limit kartu kredit, hingga membayar tagihan kartu kredit via aplikasi myBCA.” ujar Hera kepada Kontan, Rabu (15/5).

Kemudahan digital dan kontrol jarak jauh tersebutlah yang menurut Hera, bisa jadi nilai saing utama jika dibandingkan dengan metode pembayaran lain yang ramai digunakan saat ini seperti Buy Now Pay Later (BNPL).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×