kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.865   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.409   -40,44   -0,63%
  • KOMPAS100 827   -3,28   -0,40%
  • LQ45 630   -1,33   -0,21%
  • ISSI 225   -2,37   -1,05%
  • IDX30 352   -0,26   -0,07%
  • IDXHIDIV20 429   0,10   0,02%
  • IDX80 94   -0,38   -0,40%
  • IDXV30 119   -0,29   -0,24%
  • IDXQ30 112   -0,16   -0,15%

BI Genjot Kredit Perbankan, KLM Capai Rp 446,5 Triliun Awal Agustus


Rabu, 19 Agustus 2026 / 15:02 WIB
Diperbarui Rabu, 19 Agustus 2026 / 15:27 WIB
BI Genjot Kredit Perbankan, KLM Capai Rp 446,5 Triliun Awal Agustus
ILUSTRASI. BI mencatat, hingga minggu pertama Agustus 2026, insentif KLM yang diperoleh perbankan mencapai Rp 446,5 triliun. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aura Putri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus menggenjot penyaluran kredit perbankan melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Hingga minggu pertama Agustus 2026, insentif KLM yang diperoleh perbankan mencapai Rp 446,5 triliun.

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan untuk mendorong peningkatan kredit atau pembiayaan perbankan ke sektor prioritas.

"Hingga minggu pertama Agustus 2026, insentif KLM yang diperoleh bank tercatat sebesar Rp 446,5 triliun," ujar Destry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga: Kredit Perbankan Tumbuh 13,58% Per Juli 2026

Dari total insentif tersebut, alokasi melalui financing channel mencapai Rp 368,4 triliun. Kemudian, interest rate channel sebesar Rp 73,2 triliun dan financing to funding channel sebesar Rp 4,9 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×