kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kartu kredit jadi kartu diskon, BMRI ogah ikutan


Selasa, 05 Agustus 2014 / 14:26 WIB
Kartu kredit jadi kartu diskon, BMRI ogah ikutan
ILUSTRASI. Manfaat daun sirsak untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Mandiri enggan mengikuti arus strategi bisnis kartu kredit dengan iming-iming diskon belanja. Bank berlogo pita emas lebih mementingkan brand image dan mengakuisisi nasabah melalui sistem cross selling.

Hery Gunardi, Managing Director of Micro and Retail Banking Bank Mandiri, menturukan persaingan bisnis kartu kredit di Indonesia semakin ketat dengan kompetisi yang luar biasa. Apalgi, kartu kredit sudah menjelma sebagai kartu diskon untuk berbelanja.

"Kartu kredit itu sudah jadi kartu diskon. Siapa paling banyak kasih diskon, maka dia yang dipilih. Tapi kami tidak main seperti itu," terang Hery kepada KONTAN, kemarin (4/8).

Menurut Hery, Bank Mandiri lebih mementingkan brand image. Strategi yang diterapkan pun lebih mengutamakan cross selling. Hery bilang, sebagian besar nasabah Bank Mandiri yang mencapai sekitar 13 juta, masih banyak yang belum memiliki kartu kredit.

Disitulah potensi yang ada. "Jadi, kami tinggal manfaatkan database yang ada. Misalnya, satu nasabah punya enam produk Bank Mandiri, itu bisa ditambah dua produk lagi atau jadi delapan produk saja sudah bagus," jelas Hery.

Hery juga menerangkan, pengajuan kartu kredit di Bank Mandiri tidak sulit. Misalkan nasabah berpenghasilan Rp 5 juta saja sudah bisa memiliki kartu kredit. Namun dia tetap mengingatkan, saat ini sudah ada aturan bahwa nasabah yang berpenghasilan dibawah Rp 10 juta, hanya bisa memiliki dua kartu kredit saja. 

Hingga Juni, Bank Mandiri mencatat ada sekitar 3,44 juta nasabah kartu kredit. Pada periode itu, nilai outstanding kartu kredit Bank Mandiri mencapai Rp 6,85 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×