kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kebutuhan Pembiayaan Produktif Masih Besar, Amartha Fokus ke UMKM


Senin, 06 Juli 2026 / 17:37 WIB
 Kebutuhan Pembiayaan Produktif Masih Besar, Amartha Fokus ke UMKM
ILUSTRASI. Amartha Mikro Fintek (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID -JAKARTA.  Pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai masih memiliki prospek yang besar meskipun secara porsi industri penyaluran pembiayaan produktif fintech lending mengalami penurunan.

Per April 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat porsi pembiayaan produktif menurun sebesar 34,09% terhadap total pembiayaan. 

Kendati demikian, VP Public Relation PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) Harumi Supit mengatakan kebutuhan pembiayaan produktif di kalangan UMKM hingga kini masih tinggi.

Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 Triliun hingga Mei 2026

“Amartha melihat bahwa kebutuhan pembiayaan produktif bagi UMKM masih sangat besar,” ujarnya kepada Kontan, Senin (6/7/26).

Katanya, pelaku UMKM mengambil pembiayaan, terutama untuk kebutuhan modal kerja dan pengembangan usaha mereka.

Hingga saat ini, perusahaan telah memberikan pembiayaan kumulatif lebih dari Rp47 triliun kepada lebih dari 4 juta pelaku UMKM di Indonesia.

Selain itu, Harumi menyebut bahwa segmen UMKM masih akan terus menjadi fokus perusahaan dalam menyalurkan pembiayaan.

Baca Juga: OJK Resmi Optimalkan SLIK, Data Kredit Lunas Wajib Dilaporkan Maksimal 3 Hari

Menurutnya, akses terhadap pembiayaan yang mudah serta produk yang sesuai dengan karakteristik dan siklus usaha menjadi pertimbangan utama bagi pelaku UMKM dalam mencari sumber pendanaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×