kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Kebutuhan pinjaman meningkat, industri keuangan berlomba tawarkan bunga pinjaman mini


Rabu, 11 Agustus 2021 / 15:10 WIB
Kebutuhan pinjaman meningkat, industri keuangan berlomba tawarkan bunga pinjaman mini
ILUSTRASI. aplikasi start-up atau start up keuangan alias fintech, Kredivo yang bisa membuat pembelian produk dengan sistem kredit. KONTAN/Muradi/2016/09/22


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Hera juga mengakui bahwa untuk rasio kualitas kredit macet di BCA saat ini sedikit ada penyesuaian. Meski tidak menyebutkan rasio pastinya, ia bilang kalau masih berada dalam batas wajar.

Perencana keuangan, Risza bambang juga pernah bilang kalau pinjaman tunai di masing-masing platform seperti bank, multifinance, dan fintech memiliki kelebihan dan kekurangannya terutama terkait bunga pinjaman. Oleh karena itu, hal tersebut tergantung nasabah hendak memilih pinjaman dimana.

“Kalau di bank, bunga lebih kecil tapi proses seleksi penerimaannya lebih ketat. Sedangkan kalau fintech, prosesnya  lebih mudah dengan bunga mirip seperti multifinance tapi nilai kredit lebih kecil,” ujar Bambang.

Selanjutnya: Sistem pembayaran digital akan memberi nilai tambah pada petani kakao

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×