kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kejar Emisi Bersih Nol, Maybank Indonesia Luncurkan Inisiatif Jejak Hijau di Bali


Jumat, 22 Agustus 2025 / 17:58 WIB
Diperbarui Jumat, 22 Agustus 2025 / 20:37 WIB
Kejar Emisi Bersih Nol, Maybank Indonesia Luncurkan Inisiatif Jejak Hijau di Bali
ILUSTRASI. Maybank Indonesia meluncurkan inisiatif “Jejak Hijau Desa Sanding' di Desa Sanding, Gianyar, Bali, Jumat (22/8).


Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - GIANYAR. PT Bank Maybank Indonesia Tbk menegaskan komitmen penerapan prinsip environment, social, governance (ESG). Ini dilakukan melalui inisiatif berkelanjutan bertajuk Jejak Hijau.

Yang terbaru, Maybank Indonesia meluncurkan inisiatif Jejak Hijau di Desa Sanding, Gianyar, Bali, Jumat (22/8). Di desa ini, bank berkode saham BNII ini memberikan dukungan pada program pengolahan sampah.

Maybank Indonesia menyebut, program ini diharapkan bisa mendukung  transformasi Desa Sanding melalui pengelolaan sampah berkelanjutan. Warga Desa Sanding mengelola sampah secara organik dengan menggunakan lalat jenis black soldier fly (BSF).

Maybank Indonesia juga menargetkan Desa Sanding bisa menjadi model desa netral karbon di Bali. "Kami percaya bahwa transisi menuju masa depan yang rendah emisi dimulai dari desa. Ini sejalan dengan strategi Maybank Group yang berfokus mendorong transisi menuju ekonomi rendah karbon," papar Steffano Ridwan, Presiden Direktur Maybank Indonesia, Jumat (22/8).

Baca Juga: Sepanjang 2024, Maybank Indonesia Telah Salurkan KKUB Sebesar Rp 22,1 Triliun

Di Desa Sanding, Maybank Indonesia sudah memberikan bantuan berupa bangunan fasilitas pengolahan sampah, yang sekarang sudah mulai dioperasikan warga. Dalam peluncuran Jumat (22/8), Maybank Indonesia juga melakukan penyerahan bantuan triseda elektrik dan panel surya atap.

Kepala Desa Sanding Kompiang Ambarayusa menyebut, program Maybank Indonesia ini sangat membantu desa mengatasi sampah di daerahnya, terutama sampah makanan alias food waste. “Sampah makanan bisa sangat banyak, apalagi kalau ada upacara adat, bisa mencapai 500 kilogram dalam sekitar dua minggu,” kata Kompiang.

Kompiang berharap, ke depannya, fasilitas pengolahan sampah ini juga bisa memberi nilai tambah ekonomi ke masyarakat Desa Sanding. Fasilitas pengolahan sampah ini antara lain juga sudah menghasilkan pelet. “Nanti harapannya pelet bisa jadi pakan ayam atau lele, nanti lelenya kami jual,” tutur Kompiang terkekeh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×