kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kepemilikan OCBC di NISP Mencapai 74,73%


Kamis, 16 Oktober 2008 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Titis Nurdiana


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ada satu keputusan penting yang dihasilkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank NISP hari ini. Yakni menyetujui perubahan nama dan logo NISP. Mulai hari ini, PT Bank NISP Tbk akan berubah nama menjadi PT Bank OCBC NISP Tbk. “Perubahan nama ini menunjukkan adanya sinergi antara Bank NISP dengan Overseas Chinese Banking Corporation (OCBC) Bank yang selama ini telah terjalin dengan sangat kuat,” jelas Presiden Direktur NISP Pramukti Surjaudaja. 

Sekadar tambahan informasi, NISP sudah menjalin kemitraan dengan OCBC Bank Singapura sejak 1997 silam. Hal itu dilakukan dengan mendirikan sebuah bank bernama Bank OCBC Indonesia. Kerjasama tersebut semakin erat, apalagi pada tahun 2004, OCBC mengakuisisi 22,5% saham Bank NISP. Bahkan secara bertahap, OCBC Bank terus meningkatkan kepemilikannya baik melalui tender maupun rights issue. Alhasil, pada 2005, jumlah kepemilikan saham OCBC atas NISP menjadi 74,73%. 

OCBC merupakan bank lokal tertua di Singapura, dengan total aset per 30 Juni 2008 mencapai S$ 181 miliar. Hingga kini, jaringan OCBC sudah lebih dari 460 cabang dan kantor perwakilan di 15 negara dan teritori termasuk Singapura, Malaysia, Indonesia, China, Hongkong, Brunei, Jepang, Australia, Inggris dan Amerika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×