kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ketika para bankir tetap menjaga protokol kesehatan di tengah kepadatan aktivitas


Jumat, 13 November 2020 / 09:00 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 turut mengubah perilaku masyarakat dalam menjalani kehidupan keseharian. Kini seluruh aktivitas perlu dilakukan dengan tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

Senior Vice President Credit Card Group PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Lila Noya misalnya mengaku turut menerapkan protokol yang ketat saat belanja kebutuhan sehari-hari.

“Saat belanja memakai masker dan pelindung wajah. Kemudian saat kembali, sebelum masuk rumah barang belanjaan disemport disenfektan, dan yang berbelanja langsung mandi dan berganti pakaian,” ungkapnya kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Kamis (12/11): Tambah 4.173 kasus, cuci tangan & jaga jarak

Lila yang mengaku meski saat pandemi keluarganya kini masih berbelanja bahan makan setiap hari, maupun untuk belanja bulanan di supermarket. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Adapun Direktur Bisnis Konsumer PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Lani Darmawan juga mengimbau agar saat berbelanja secara langsung masyarakat bisa memanfaatkan teknologi pembayaran secara digital.

“Mendukung protokol kesehatan, masyarakat bisa tetap berbelanja secara langsung dan bisa mengutamakan transaksi non tunai misalnya dengan QRIS,” ungkapnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×