kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Kinerja BPD Terus Tumbuh, Total Aset Capai Rp 1.036 pada Kuartal I-2026


Rabu, 20 Mei 2026 / 13:30 WIB
Kinerja BPD Terus Tumbuh, Total Aset Capai Rp 1.036 pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. ilustrasi perbankan (KONTAN/Muradi)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pertumbuhan kelompok bank pembangunan daerah (BPD). Pertumbuhan BPD semakin digencarkan untuk meningkatkan perputaran ekonomi di tiap daerah.

Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah, Syariah, dan Daerah OJK Defri Andri menyebut kelompok BPD terus mencatatkan kinerja positif tahun ini.

Defri menyebut hingga kuartal I-2026, total keseluruhan aset BPD mencapai Rp 1.036,51 triliun atau meningkat 3,2% secara tahunan.

Baca Juga: Sasar Segmen Mikro, BRI Insurance Gencarkan Literasi Keuangan Asuransi di Daerah

Selain itu, di tengah gejolak ekonomi saat ini, Defri juga menyebut BPD memiliki ketahanan yang solid. Ini tercermin dari tingkat permodalan alias capital adequacy ratio (CAR) BPD di level 26,19%.

CAR BPD ini lebih tinggi dibanding CAR industri perbankan secara keseluruhan yang tercatat sebesar 25,09% per Maret 2026.

Sedangkan, Defri menyebut hingga kuartal I-2026, penyaluran kredit BPD tumbuh 1,6% secara year on year (yoy) dan dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 4,74% yoy.

Kedua angka pertumbuhan tersebut masih terhitung kecil jika dibandingkan pertumbuhan industri. Sebab itu, Defri memastikan OJK akan terus menggenjot pertumbuhan BPD tahun ini.

"Kami terus berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. Sinergi akan terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan sektor potensial," ucap Defri dalam rapat kerja Bank Jatim, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Menurut Defri, salah satu langkah untuk meningkatkan kinerja BPD adalah dengan pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB). 

Baca Juga: Jelang RDG, Saham Perbankan Melaju di Tengah Sinyal Kuat Kenaikan BI-Rate

Dengan pembentukan KUB, maka BPD yang menjadi bank induk bisa mendorong pertumbuhan BPD lain yang masih minim permodalan. Setiap daerah yang bergabung dalam KUB juga jadi bisa bersinergi untuk ekspansi bisnis ke depannya.

"Sinergi bisnis yang dibangun di dalam KUB diharapkan tidak hanya terbatas pada aktivitas perbankan namun juga dapat mendorong sinergi ekonomi antar daerah," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×