Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan tumbuh signifikan per Agustus 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan sebesar Rp 13,61 triliun per Agustus 2026.
"Adapun BNPL perusahaan pembiayaan tumbuh 36,57% secara tahunan atau Year on Year (YoY)," ucapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Senin (5/10/2026).
Baca Juga: Pergadaian Swasta Berskala Nasional Makin Bertambah, Ini Respons Gadai ValueMax
Jika dilihat pertumbuhan pembiayaan BNPL per Agustus 2026 tercatat melambat, jika dibandingkan posisi bulan sebelumnya. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 54,65% YoY menjadi sebesar Rp 13,62 triliun per Juli 2026.
Tercatat, pertumbuhan pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan per Juli 2026 juga mengalami perlambatan, jika dibandingkan posisi per Juni 2026. OJK mencatat, pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 57,02% YoY menjadi sebesar Rp 13,40 triliun per Juni 2026.
Sementara itu, Agusman menyampaikan Non Performing Financing (NPF) gross BNPL perusahaan pembiayaan tercatat masih terjaga.
Dia menyebut NPF gross BNPL perusahaan pembiayaan per Agustus 2026 sebesar 3,03%. Angkanya tercatat sama dengan posisi bulan sebelumnya yang sebesar 3,03%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














