kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Klaim JHT Usia 56 Tahun, Ini Beda Aturan Klaim JHT BPJS TK yang Dulu dan Sekarang


Senin, 14 Februari 2022 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi JHT BPJS Ketenagakerjaan cair usia 56 tahun.


Penulis: Virdita Ratriani

Peraturan baru ini berbeda dari peraturan sebelumnya, yakni Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 19 Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.

Nah, berikut akan dijelaskan mengenai perbedaannya dengan Permenaker No.19 Tahun 2015: 

1. Manfaat JHT dibayarkan kepada peserta apabila: 

a. Peserta mencapai usia pensiun;

b. Peserta mengalami cacat total tetap; atau

c. Peserta meninggal dunia

Baca Juga: Protes Menguar Aturan Duit Pensiun

2. "Manfaat JHT bagi peserta mencapai usia pensiun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a diberikan kepada peserta pada saat mencapai usia pensiun," pasal 3 ayat 1. 

3. "Manfaat JHT bagi peserta mencapai usia pensiun sebagaimana dimaksud pada ayat 1 termasuk juga peserta yang berhenti bekerja," pasal 3 ayat 2. 

4. Peserta yang berhenti bekerja sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi

a. Peserta mengundurkan diri;

b. Peserta terkena pemutusan hubungan kerja;

c. Peserta yang meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya

Baca Juga: JHT Cair Saat Usia 56 Tahun, Ini Jumlah Duit Investasi JHT Pekerja di BP Jamsostek




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×