kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kredit Bank Mandiri di industri karet makin melar


Kamis, 21 Agustus 2014 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat batubara dari kapal ke truk pengangkut di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Rabu (11/3). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/11/03/2015


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

DENPASAR. Bank Mandiri terus meningkatkan porsi pembiayaan untuk industri agribisnis. Salah satunya di perkebunan karet.

Hal itu dikarenakan karet merupakan produk yang menjadi bahan baku yang sangat penting bagi industri lain. Seperti industri otomotif, perpipaan, peralatan kesehatan, dan sebagainya.

"Misalkan di industri otomotif, peningkatan kesejahteraan penduduk dunia diyakini akan terus mendongkrak permintaan kendaraan, baik untuk tujuan pribadi maupun komersial. Artinya, kebutuhan karet alam pun tidak akan menurun," kata Sunarso, Direktur Commercial dan Business Banking Bank Mandiri, Kamis (21/8).

Dalam menyalurkan kredit ke industri karet, Bank Mandiri menggunakan prinsip business relationship dengan value added. "Melalui dukungan teknologi dan jaringan yang luas, Bank Mandiri siap menyalurkan kredit bagi pelaku usaha industri karet nasional untuk terus tumbuh dan berkembang," ujar Sunarso.

Hingga akhir semester I 2014, total outstanding pembiayaan Bank Mandiri untuk sektor perkebunan karet dan industri pengolahan karet mencapai Rp 7,3 triliun. Jumlah itu meningkat sekitar 5 % secara year on year.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×