Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatat rasio non performing loan (NPL) gross turun menjadi 3,0% pada Juni 2026 dibandingkan 3,3% setahun sebelumnya.
Perbaikan terutama terjadi pada portofolio non-housing loan yang rasio NPL-nya turun menjadi 0,9% dari 1,2%. Penurunan tersebut ditopang membaiknya kualitas kredit konsumsi yang NPL-nya turun dari 1,2% menjadi 0,4%, serta kredit komersial yang turun menjadi 3,5% dari sebelumnya 4,0%.
Di sisi lain, kualitas kredit sektor perumahan relatif stabil. Rasio NPL housing loan berada di level 3,5%, sedikit lebih rendah dibandingkan 3,7% pada Juni 2025. NPL KPR subsidi tetap terjaga di level 1,4%, sedangkan NPL KPR nonsubsidi naik tipis menjadi 5,3% dari 5,2%.
Baca Juga: KB Bank Siapkan Dana Rp 1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo September 2026
Namun demikian, tekanan masih terlihat pada pembiayaan konstruksi. Rasio NPL kredit konstruksi meningkat menjadi 19,4% dibandingkan 15,0% pada periode yang sama tahun lalu.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo mengatakan, perseroan tetap optimistis tren perbaikan kualitas aset berlanjut hingga akhir tahun.
"Kami optimistis tren perbaikan masih dapat berlanjut meskipun tetap mewaspadai dinamika suku bunga dan kondisi ekonomi. BTN akan terus menjaga pertumbuhan kredit secara selektif dengan memperkuat underwriting berbasis risiko, early warning system, pemantauan portofolio secara intensif, serta percepatan restrukturisasi dan recovery," ujar Setiyo kepada kontan.co.id.
Baca Juga: Pengguna Allo PayLater Tembus 2,3 Juta hingga Semester I-2026
BTN menargetkan rasio NPL gross dapat terus membaik hingga berada di bawah level 3% pada akhir 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
