CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Kredit dollar BNI sudah Rp 62,4 triliun


Kamis, 10 Agustus 2017 / 18:07 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Hingga bulan Mei 2017 pertumbuhan kredit valuta asing (valas) masih tumbuh tipis sebesar 5,7% secara industri

Kendati demikian, PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk mengatakan hingga semester I 2017 pihaknya berhasil mencatatkan pertumbuhan di atas rata-rata industri.

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan sampai dengan akhir semester I total kredit valas BNI telah mencapai Rp 62,4 triliun.

"Secara industri hanya tumbuh 5,7% tapi untuk BNI loan valas sampai semester I 2017 di Rp 62,4 triliun di atas rata-rata industri," kata Herry dalam pesan singkatnya kepada KONTAN, Kamis (10/8).

Lebih lanjut, Herry menuturkan sampai saat ini permintaan kredit valas BNI masih sangat baik. Hal ini ditopang oleh kebutuhan bisnis debitur BNI yang memiliki underlying mata uang asing alias berorientasi impor.

Sebelumnya, Herry menyebut pihaknya menargetkan kredit valas mampu tumbuh 13%-15% tahun ini. Pendorongnya antara lain sektor manufaktur, kelistrikan, transportasi dan komunikasi.

"Kami optimis target penyaluran kredit valas dapat tercapai, fokus pada segmen dan sektor ekonomi yang berprospek baik dan beresiko kecil," imbuhnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×