kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.199   14,00   0,08%
  • IDX 5.272   6,12   0,12%
  • KOMPAS100 684   2,01   0,30%
  • LQ45 538   5,26   0,99%
  • ISSI 177   -1,98   -1,11%
  • IDX30 302   2,76   0,92%
  • IDXHIDIV20 404   4,50   1,13%
  • IDX80 79   0,22   0,28%
  • IDXV30 111   -0,07   -0,06%
  • IDXQ30 102   1,04   1,03%

Kredit Properti Tumbuh 16,4% yoy September 2026


Rabu, 28 Oktober 2026 / 14:19 WIB
Kredit Properti Tumbuh 16,4% yoy September 2026
ILUSTRASI. Penyaluran kredit ke sektor properti masih mencatatkan pertumbuhan positif di level double digit pada kuartal III-2026.  (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Meski melambat, penyaluran kredit ke sektor properti masih mencatatkan pertumbuhan positif di level double digit pada kuartal III-2026. Sejatinya, capaian ini sejalan dengan tren kredit industri secara umum. 

Laporan terbaru analisis uang beredar Bank Indonesia (BI) mencatat, pertumbuhan kredit perbankan melambat menjadi 12,7% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 9.078,2 triliun pada September 2026. Sebagai perbandingan, pertumbuhan kredit mencapai 13,3% yoy pada Agustus 2026. 

Sejalan dengan itu, kredit properti tumbuh 16,4% yoy menjadi Rp 1.703,7 triliun per September 2026, melambat dari pertumbuhan 18,3% yoy pada bulan sebelumnya. 

Baca Juga: Jaga Margin Bunga Bersih, BCA Andalkan Kredit Produktif

Dua segmen penopang kredit properti memang melambat. Kredit real estate tercatat tumbuh 15,5% yoy menjadi Rp 283,4 triliun, melambat dari pertumbuhan 16% yoy pada bulan sebelumnya. Pun kredit konstruksi tumbuh 42,3% yoy menjadi 557,2 triliun atau melambat dari pertumbuhan 49,5% yoy pada bulan sebelumnya. 

Sementara itu, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) tumbuh 4,3% yoy menjadi Rp 863,1 triliun, sedikit melaju dari pertumbuhan 4,2% yoy pada bulan sebelumnya. 

Menariknya, laju pertumbuhan KPR kali ini tak sejalan dengan tren kredit konsumer lainnya. Dalam periode ini, kredit konsumer secara umum cuma tumbuh 4,7% yoy menjadi Rp 2.415,9 triliun atau melambat dari pertumbuhan 5% yoy pada bulan sebelumnya. 

Jika dirinci, selain KPR, segmen kredit konsumer lainnya memang lesu. Kredit multiguna terpantau melambat dengan catatan pertumbuhan 6,5% yoy menjadi Rp 1.426,7 triliun, dari pertumbuhan 7,2% yoy pada bulan sebelumnya. 

Lebih parah, kredit kendaraan bermotor (KKB) masih saja mencatatkan koreksi sebesar 9,7% yoy menjadi Rp 127,1 triliun dalam periode ini, melanjuti koreksi 10,3% yoy pada bulan sebelumnya. 

Baca Juga: Saham Bank Himbara Melemah pada Perdagangan Sesi I Rabu (28/10), BBCA Diincar Asing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×