kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.205   20,00   0,11%
  • IDX 5.217   -48,91   -0,93%
  • KOMPAS100 676   -6,55   -0,96%
  • LQ45 531   -1,62   -0,30%
  • ISSI 175   -3,42   -1,91%
  • IDX30 299   -1,07   -0,36%
  • IDXHIDIV20 399   -0,58   -0,14%
  • IDX80 78   -0,75   -0,96%
  • IDXV30 110   -1,31   -1,17%
  • IDXQ30 100   -0,13   -0,13%

Jaga Margin Bunga Bersih, BCA Andalkan Kredit Produktif


Rabu, 28 Oktober 2026 / 13:34 WIB
Jaga Margin Bunga Bersih, BCA Andalkan Kredit Produktif
ILUSTRASI. Teller melayani nasabah yang menabung di Bank BCA (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 45,2 triliun hingga kuartal III-2026. Laba tersebut tumbuh 4,2% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 43,4 triliun.

Pertumbuhan laba BCA ditopang ekspansi kredit dan penghimpunan dana murah yang tetap solid. Hingga September 2026, penyaluran kredit BCA mencapai Rp 1.063 triliun, tumbuh 12,6% YoY. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) meningkat 8% YoY menjadi Rp 1.301 triliun.

Dana murah atau current account savings account (CASA) BCA juga tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp 1.103 triliun.

Baca Juga: Ini Strategi BCA Menjaga Permodalan Sampai Akhir 2026

Di tengah pertumbuhan tersebut, margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) BCA menunjukkan perbaikan secara kuartalan. Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan, NIM BCA meningkat dari 5,3% pada kuartal II-2026 menjadi 5,6% pada kuartal III-2026.

Menurut Vera, perbaikan NIM tersebut ditopang pertumbuhan kredit produktif dan biaya dana yang relatif stabil.

Namun secara yoy, NIM BCA masih mencatatkan penurunan, dari 5,8% di September 2025 menjadi 5,4% di September 2026

Hingga September 2026, kredit produktif BCA mencapai Rp 831 triliun, tumbuh 17,2% YoY. Pertumbuhan tersebut ditopang kredit korporasi yang meningkat 20,9% YoY, kredit komersial tumbuh 7,8% YoY, serta kredit usaha kecil dan menengah (UKM) yang naik 15,4% YoY.

“Pertumbuhan kredit akan menopang pertumbuhan BCA juga,” ujar Vera dalam paparan kinerja BCA, Selasa (28/10/2026).

Dari sisi pendanaan, CASA BCA tumbuh 10,4% YoY. Secara terperinci, giro meningkat 14,9% YoY, sedangkan tabungan tumbuh 7,4% YoY.

Vera menjelaskan, pertumbuhan dana murah tersebut disertai biaya dana yang relatif stabil sejak kuartal I hingga kuartal III-2026. Kondisi ini membantu menopang pertumbuhan pendapatan bunga BCA.

Ke depan, BCA memandang NIM akan tetap terjaga pada kisaran yang tidak jauh berbeda dari posisi kuartal III-2026, sejalan dengan pertumbuhan kredit dan pengelolaan biaya dana.

Baca Juga: CIMB Niaga Catat Laba Bersih Rp 4,51 Triliun Pada September 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×