kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.742   -11,00   -0,06%
  • IDX 6.584   58,69   0,90%
  • KOMPAS100 861   9,08   1,07%
  • LQ45 652   7,81   1,21%
  • ISSI 230   1,40   0,61%
  • IDX30 365   4,60   1,28%
  • IDXHIDIV20 449   6,04   1,36%
  • IDX80 98   1,09   1,12%
  • IDXV30 125   0,69   0,55%
  • IDXQ30 116   1,45   1,26%

Kredit UMKM BRI Tumbuh 8,6% Jadi Rp 1.235 Triliun pada Kuartal II-2026


Selasa, 01 September 2026 / 10:09 WIB
Kredit UMKM BRI Tumbuh 8,6% Jadi Rp 1.235 Triliun pada Kuartal II-2026
ILUSTRASI. Portofolio kredit UMKM BRI tumbuh 8,6% secara tahunan menjadi Rp 1.235,4 triliun pda kuartal II-2026  (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI terus menjaga fokus pertumbuhan bisnis pada penguatan ekonomi kerakyatan. Segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) BBRI tetap menjadi core business sekaligus fondasi utama pertumbuhan BRI.

Hal tersebut tercermin dari kinerja hingga akhir kuartal II-2026. Dalam paparan Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan II 2026, tercatat portofolio kredit UMKM BRI tumbuh 8,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 1.235,4 triliun pada periode April-Juni 2026.

Sebagai bank yang memiliki core business UMKM dan fokus utama pada ekonomi kerakyatan, BRI tetap mempertahankan dominasi UMKM dalam portofolio kreditnya. Ini menunjukkan bahwa di tengah ekspansi bisnis ke berbagai segmen, UMKM tetap menjadi fondasi utama pertumbuhan BRI.

Baca Juga: Pindar Makin Banyak Dipakai untuk Kebutuhan Konsumsi

Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto mengatakan, besarnya porsi pembiayaan kepada UMKM tersebut berjalan beriringan dengan upaya BRI untuk mendorong pelaku usaha terus tumbuh dan naik kelas.

“Dukungan tersebut dibangun melalui pendekatan pemberdayaan secara end-to-end, mulai dari tingkat desa, komunitas usaha, hingga pelaku usaha individu. Melalui Desa BRILiaN, BRI telah memberdayakan lebih dari 5.700 desa dengan fokus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat kapasitas dan kelembagaan desa,” ujar Aquarius dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Pada level komunitas usaha, BRI mengembangkan program Klasterku Hidupku yang kini telah menjangkau lebih dari 44 ribu klaster usaha. Jangkauan pemberdayaan juga diperluas melalui platform digital LinkUMKM yang telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM.

Selain melalui platform digital, BRI turut memberikan pendampingan secara langsung melalui Rumah BUMN. Hingga Juni 2026, sekitar 596 ribu pelaku UMKM telah bergabung dalam ekosistem tersebut.

Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk menjalankan peran yang lebih luas, tidak hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Pendekatan ini diarahkan untuk membangun siklus pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga UMKM dapat terus berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, naik kelas, serta semakin terintegrasi ke dalam ekosistem ekonomi yang lebih luas.

 

“Pada akhirnya, pertumbuhan usaha tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM,” ujar Aquarius.

Komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan UMKM tersebut sejalan dengan kinerja perseroan yang tetap solid. Hingga kuartal II-2026, total aset BRI Group mencapai Rp 2.352 triliun atau tumbuh 11,7% yoy.

Sementara itu, penyaluran kredit BRI Group tumbuh 16,2% yoy menjadi Rp 1.646 triliun. Pada periode yang sama, laba bersih konsolidasian perseroan tercatat sebesar Rp 31,2 triliun atau meningkat 17,5% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU

[X]
×