kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Laba anjlok 36,79 di kuartal I 2020, Bank Tabungan Negara (BBTN) revisi target bisnis


Jumat, 15 Mei 2020 / 16:16 WIB
Direktur Bank Tabungan Negara (BTN) Pahala Mansury (tengah) berbincang dengan para direksi saat paparan kinerja triwulan I 2020 di Jakarta, Jumat (15/5).


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Noverius Laoli

Rasio pencadangan perseroan hingga kuartal I-2020 mencapai 105,7%, secara historis rasio pencadangan BTN tak pernah lebih dari 50%.

Landainya pertumbuhan kredit perseroan, ditambah kondisi pandemi saat ini juga menjadi salah satu pendorong perseroan bakal mengoreksi target bisnis. Pertumbuhan kredit yang semula bisa ditarget mencapai 9,5% tahun ini dipangkas menjadi 2-3%.

Baca Juga: Bank BTN (BBTN) sudah realisasikan buyback saham senilai Rp 50 miliar

“Kami pasti mengusulkan untuk revisi RBB, dari sebelumnya 9,5% menjadi 2-3%. Di tengah pandemi kami masih optimistis mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif.

Laba juga mungkin kami revisi tidak sebesar target kami sebelumnya Rp 2,5 triliun, jelas Pahala.

Pertumbuhan kredit yang positif masih ditargetkan BTN lantaran, saat ini perseroan juga baru menerima tambahan alokasi fasilitas likuiditas pembiaaan perumahan (FLPP) untuk 146.000 unit rumah. Ini akan jadi bekal ekspansi kredit perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×