kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Laba CIMB Niaga Tumbuh 62% di Januari 2026, Dana Murah Tumbuh Subur


Kamis, 05 Maret 2026 / 15:24 WIB
Laba CIMB Niaga Tumbuh 62% di Januari 2026, Dana Murah Tumbuh Subur


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT CIMB Niaga Tbk (BNGA) berhasil mendorong profitabilitasnya dengan signifikan di awal tahun ini. 

Mengutip laporan keuangan bank, laba bersih periode berjalan bank only CIMB Niaga tumbuh 62,92% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 580,03 miliar. 

Dari sisi pos bunga, bank nampak berhasil menekan biaya dana dengan catatan penurunan beban bunga sebesar 18,92% yoy menjadi Rp 784,46 miliar dalam periode ini. 

Dus, meski pendapatan bunga terkoreksi 7,32% yoy menjadi Rp 1,81 triliun, pendapatan bunga bersih alias net interest income (NII) bank masih berhasil tumbuh 4,06% yoy menjadi Rp 1,03 triliun. 

Baca Juga: IIF–Indonesia Eximbank Kolaborasi Perkuat Implementasi ESG Berstandar Global

Dari sisi operasional, beban operasional lainnya juga banyak ditekan, nilainya turun 46,14% yoy menjadi Rp 286,72 miliar. Salah satu penyebabnya ialah penurunan beban impairment bank yang mencapai 22,84% yoy menjadi Rp 125,3 triliun. 

Belum lagi, pendapatan komisi, provisi, fee, dan administrasi bank melonjak 45,15% yoy menjadi Rp 208,85 miliar. 

Dengan demikian, laba operasional bank berhasil tumbuh 62,78% yoy menjadi Rp 739,93 miliar. 

Dari sisi intermediasi, total pembiayaan yang disalurkan CIMB Niaga per Januari 2026 mencapai Rp 217,79 triliun, tumbuh tipis 1,44% yoy. Jika dirinci, kredit yang disalurkan tumbuh 6,35% yoy menjadi Rp 165,18 triliun dan pembiayaan syariah terkoreksi 11,43% yoy menjadi Rp 52, 60 triliun. 

Beranjak ke pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) bank menunjukkan tren pertumbuhan dana murah yang positif. Yang mana, giro tumbuh hingga 30,39% yoy menjadi Rp 108,12 triliun dan tabungan tumbuh 7,35% yoy menjadi Rp 87,45 triliun. 

 

Sementara itu, deposito bank yang tergolong dana mahal turun 9,39% yoy menjadi Rp 75,66 triliun. Dus, secara keseluruhan DPK bank masih berhasil tumbuh 9,42% yoy menjadi Rp 271,23 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×