kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Ini Kata Asosiasi DPLK Soal Proyeksi Aset Dana Pensiun Tumbuh 10%–12% pada 2026


Minggu, 08 Februari 2026 / 11:04 WIB
Ini Kata Asosiasi DPLK Soal Proyeksi Aset Dana Pensiun Tumbuh 10%–12% pada 2026
ILUSTRASI. OJK proyeksikan aset dana pensiun melonjak 12% di 2026. Tapi, ada syarat yang harus dipenuhi agar proyeksi ini terealisasi


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri dana pensiun tumbuh tumbuh 10%–12% secara Year on Year (YoY) pada 2026.

Mengenai hal itu, Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) menilai proyeksi tersebut bisa saja terealisasi. Asalkan, kondisi ekonomi pada tahun ini stabil dan adanya upaya edukasi yang tepat sasaran kepada masyarakat mengenai dana pensiun.

"Sebab, pemahaman yang benar mengenai manfaat jangka panjang akan menjadi kunci utama agar masyarakat merasa yakin dan tertarik untuk mulai bergabung dalam program dana pensiun," ucap Ketua Umum Asosiasi DPLK Tondy Suradiredja kepada Kontan, Minggu (8/2/2026).

Untuk meningkatkan pertumbuhan aset pada tahun ini, Tondy menilai industri tengah melakukan sejumlah upaya. Dia bilang salah satunya adalah mempercepat transformasi digital untuk memudahkan proses on boarding bagi para peserta. 

Baca Juga: OJK Proyeksi Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh 6%-8%, Ini Kata CNAF

"Kami juga memperluas jangkauan ke sektor pekerja informal dan menggalakkan program edukasi agar masyarakat lebih aktif dalam menambah kontribusi dana pensiun mereka secara sukarela," tuturnya.

Sebagai informasi, data OJK mencatat, total aset dana pensiun per Desember 2025 tumbuh sebesar 11,35% YoY, dengan nilai mencapai Rp 1.679,46 triliun. Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,52% YoY, dengan nilai mencapai Rp 411,29 triliun.

Untuk program pensiun wajib, yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun, ASN, TNI, dan POLRI, total aset mencapai Rp 1.268,17 triliun, atau tumbuh sebesar 12,66% YoY. 

Selanjutnya: Perang Dingin Iran: 7 Momen Puncak Panaskan Hubungan AS-Iran

Menarik Dibaca: 7 Manfaat Sukun yang Tersembunyi untuk Pencernaan hingga Kekebalan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×