Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri pergadaian mencatatkan pertumbuhan signifikan terkait perolehan laba. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, perolehan laba industri pergadaian mencapai Rp 8,57 triliun per Agustus 2026.
Nilainya tumbuh 69,73%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Mengenai hal itu, Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) menilai melonjaknya laba industri pergadaian disebabkan sejumlah faktor, selain pertumbuhan pembiayaan gadai.
Baca Juga: Laba Industri Pergadaian Tembus Rp 8,57 Triliun per Agustus 2026, Tumbuh 69,73%
Sekretaris PPGI Holilur Rohman menerangkan salah satunya juga didorong adanya lonjakan harga emas.
"Selain itu, dipicu juga kenaikan jumlah nasabah dan bertambahnya perusahaan gadai baru," ujar Holilur kepada Kontan, Senin (12/10).
Untuk mempertahankan pertumbuhan yang sudah ada, Holilur menerangkan perusahaan pergadaian perlu memperkuat literasi, edukasi, dan promosi untuk menggaet nasabah baru dan mempertahankan nasabah yang ada.
Holilur menjelaskan ke depannya, kinerja laba industri akan dipengaruhi upaya-upaya yang akan dilakukan oleh perusahaan pergadaian.
Selain itu, dia bilang faktor eksternal akan turut memengaruhi, seperti harga emas, harga barang elektronik yang dipengaruhi nilai tukar, hingga permintaan dari masyarkat.
Melihat perkembangan kinerja per Agustus 2026 tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman optimistis masih terdapat ruang bagi industri pergadaian untuk mencatat pertumbuhan positif hingga akhir 2026.
Baca Juga: Pegadaian Ungkap 90% Barang Jaminan Gadai Berupa Emas, Ini Alasannya
Terkait kinerja industri, Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 156,61 triliun per Agustus 2026, atau tumbuh sebesar 44,60% Year on Year (YoY).
Secara rinci mengenai kinerja per Agustus 2026, pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk gadai sebesar Rp 132,84 triliun. Nilainya mencakup 84,82% dari total pembiayaan yang disalurkan industri pergadaian.
OJK juga mencatat, nilai aset industri pergadaian per Agustus 2026 mencapai Rp 187,98 triliun, atau meningkat 44,78% secara YoY. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














