Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT Maybank Indonesia Finance (BIIF) mencatatkan kinerja positif per kuartal III-2026. Kinerja positif itu tercermin dari pertumbuhan pendapatan dan laba bersih perusahaan.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Maybank Indonesia Finance mencatatkan laba bersih sebesar Rp 449,17 miliar per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh signifikan sebesar 33,7%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 335,94 miliar.
Meski beban perusahaan meningkat, pertumbuhan yang signifikan dari jumlah pendapatan menjadi penyebab utama laba perusahaan melonjak per kuartal III-2026.
Baca Juga: Transaksi Digital Melesat, Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Perbankan
Adapun jumlah pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 1,04 triliun per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh 22,35%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 0,85 triliun atau Rp 855 miliar.
Kontributor utama pendapatan perusahaan per kuartal III-2026 disumbang pos pembiayaan konsumen sebesar Rp 746,02 miliar atau ikut bertumbuh signifikan 22,39%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 609,52 miliar.
Kontributor kedua berasal dari pos pendapatan sewa pembiayaan sebesar Rp 237,99 miliar. Nilainya tumbuh 8,51%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 219,32 miliar.
Jumlah beban Maybank Indonesia Finance tercatat Rp 472,12 miliar per kuartal III-2026. Nilainya meningkat sebesar 11,41%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 423,77 miliar.
Sementara itu, nilai aset dan ekuitas perusahaan kompak tumbuh. Secara rinci, Maybank Indonesa Finance membukukan aset sebesar Rp 9,08 triliun per kuartal III-2026. Nilainya bertumbuh 2,02%, jika dibandingkan pencapaian akhir tahun lalu yang sebesar Rp 8,90 triliun.
Jumlah ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 4,73 triliun per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh 10,51%, jika dibandingkan pencapaian pada akhir 2025 yang sebesar Rp 4,28 triliun.
Baca Juga: Menakar Dampak Kredit Rakyat Rp 400 Triliun pada 2027 Terhadap Perusahaan Pembiayaan
Namun, liabilitas Maybank Indonesia Finance tercatat terkontraksi 5,84%, dari Rp 4,62 triliun per akhir 2025 menjadi sebesar Rp 4,35 triliun per kuartal III-2026.
Adapun rasio Non Performing Financing neto dan bruto masing-masing 0,32% dan 0,79% per kuartal III-2026, sedangkan angkanya sebesar 0,23% dan 0,34% per akhir 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














