kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Lebaran, klaim kerugian Adira turun


Senin, 11 Oktober 2010 / 20:58 WIB
Lebaran, klaim kerugian Adira turun
ILUSTRASI. Coin Laundry


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) menuai berkah. Pasalnya, klaim kerugian yang diperkirakan naik sekitar 10% dari momentum lebaran belum lama ini tidak terjadi. Bahkan, nilai tanggungannya cenderung menurun dibanding bulan sebelumnya.

Direktur Adira Insurance Pratomo menuturkan, puncak klaim tertinggi untuk sepeda motor terjadi di Agustus 2010 sebesar Rp 18 miliar, menurun di bulan berikutnya menjadi Rp 15 miliar. Sedangkan, untuk kendaraan bermotor roda empat sebesar Rp 14 miliar di Agustus 2010 menjadi Rp 13,5 miliar di bulan berikutnya.

“Saya kira, penurunan klaim terjadi lantaran banyak event mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah maupun perusahaan BUMN dan swasta. Alhasil, pemudik kendaraan sepeda motor berkurang,” ujarnya kepada KONTAN, Senin (11/10).

Selain itu, kemacetan parah yang terjadi sepanjang jalur mudik membuat pengendara tidak mungkin mengembangkan kecepatan kendaraannya, disamping sekitar 10-15 hari kerja terpotong pada September 2010 jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Kendati demikian, produk asuransi kendaraan bermotor masih memberi kontribusi terbesar dari total penerimaan premi perusahaan. Diikuti dengan asuransi properti/kebakaran, dan personal accident. Asal tahu saja, sepanjang Januari-September 2010, Adira Insurance berhasil mengantongi premi hingga Rp 804 miliar.

“Hingga kuartal ketiga tahun ini, asuransi kendaraan bermotor memberi kontribusi terbesar dengan total perolehan premi Rp 528 miliar, terdiri dari asuransi sepeda motor sebesar Rp 334 miliar dan roda empat Rp 194 miliar,” imbuh Pratomo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×