kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.624.000   -40.000   -1,50%
  • USD/IDR 17.783   18,00   0,10%
  • IDX 6.596   -4,17   -0,06%
  • KOMPAS100 859   -4,53   -0,52%
  • LQ45 652   -2,54   -0,39%
  • ISSI 229   -0,27   -0,12%
  • IDX30 365   -1,19   -0,33%
  • IDXHIDIV20 451   -1,09   -0,24%
  • IDX80 98   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -1,26   -1,01%
  • IDXQ30 117   -0,24   -0,20%

LinkAja bidik transaksi di aplikasi belajar online


Rabu, 18 Maret 2020 / 16:34 WIB
ILUSTRASI. LinkAja bidik transaksi di aplikasi belajar online. DOK LinkAja


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Selain sebagai opsi pembayaran di sektor pendidikan, LinkAja telah dapat digunakan sebagai metode pembayaran pada berbagai kebutuhan esensial masyarakat Indonesia seperti program digitalisasi SPBU bersama Pertamina, pembayaran digital di berbagai moda transportasi publik seperti kereta api, bis, LRT, pesawat, pembelian pulsa di semua operator, pembelian token PLN, serta pembayaran tagihan listrik dan air.

Hingga saat ini, LinkAja menyediakan kemudahan akses cash in dan cash out atau isi saldo dan tarik tunai hingga satu juta titik. Baik berupa bank channel, modern retail, hingga layanan keuangan digital. Keberadaan titik cash-in ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kebiasaan masyarakat untuk bertransaksi secara elektronik.

Baca Juga: Meski tren bunga terus turun, bank tetap mengincar dana murah

LinkAja juga telah diterima di lebih dari 400 ribu merchant di seluruh Indonesia, 380 e-commerce, 350 pasar tradisional, jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart, transportasi umum, serta berbagai transportasi lain seperti Gojek dan Bluebird.

“Kami berharap kemudahan transaksi ini dapat dinikmati oleh seluruh pelajar di seluruh Indonesia. Sebaran pengguna aktif LinkAja yang 83% nya berada di luar Jabodetabek menunjukkan komitmen kami dalam meningkatkan penyediaan akses keuangan digital di luar area ibu kota, karena sejatinya penggunaan uang elektronik dapat dinikmati oleh kalangan unbanked dan underbanked yang tinggal di luar kota-kota besar, demi mendukungnya pemerataan akses keuangan digital di Indonesia,” tambah Haryati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×