kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.020   39,00   0,22%
  • IDX 5.916   40,29   0,69%
  • KOMPAS100 770   5,43   0,71%
  • LQ45 584   2,70   0,46%
  • ISSI 205   1,22   0,60%
  • IDX30 331   1,85   0,56%
  • IDXHIDIV20 408   2,21   0,55%
  • IDX80 87   0,50   0,57%
  • IDXV30 110   0,09   0,09%
  • IDXQ30 107   0,43   0,40%

Ekspansi Bank Digital Makin Agresif, Krom Bank Fokus Bidik Gen Z dan Milenial


Kamis, 21 Mei 2026 / 10:57 WIB
Ekspansi Bank Digital Makin Agresif, Krom Bank Fokus Bidik Gen Z dan Milenial
ILUSTRASI. Krom Bank (NULL/NULL)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perbankan digital di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat pada tahun 2026. Sejumlah bank digital semakin agresif memperluas basis pengguna dan meningkatkan aktivitas transaksi nasabah di tengah meningkatnya adopsi layanan keuangan berbasis digital.

Salah satu bank digital yang mencatat pertumbuhan positif adalah PT Krom Bank Indonesia Tbk. Perseroan terus memperkuat ekspansi bisnis dengan mendorong peningkatan jumlah pengguna serta menghadirkan inovasi layanan yang lebih relevan bagi generasi muda.

Direktur Utama Krom Bank, Anton Hermawan mengatakan jumlah nasabah Krom Bank terus mengalami peningkatan. Meski demikian, perseroan belum mengungkapkan angka pasti terkait total pengguna saat ini.

Anton menjelaskan, aktivitas pengguna Krom Bank juga menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut tercermin dari rasio pengguna aktif bulanan yang mencapai sekitar 45% dari total keseluruhan nasabah.

Baca Juga: BI Rate Naik ke 5,25%, Penyaluran Kredit Perbankan Diprediksi Makin Selektif

Ia menegaskan Krom Bank akan terus menghadirkan inovasi layanan guna mempercepat pertumbuhan pengguna di masa mendatang.

"Untuk memacu ekspansi nasabah ke depan, Krom Bank fokus menghadirkan solusi finansial yang relevan bagi Gen Z dan Milenial," kata Anton kepada Kontan.

Selain memperkuat inovasi layanan, Krom Bank juga menawarkan berbagai keuntungan bagi nasabah, mulai dari bunga simpanan yang kompetitif, promo uang kembali atau cashback, hingga fasilitas bebas biaya transfer.

Secara industri, perkembangan perbankan digital di Indonesia memang semakin agresif sepanjang tahun ini. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, per Maret 2026 jumlah rekening kredit perbankan digital tumbuh 27,31% secara tahunan atau year on year (yoy).

Baca Juga: Menakar Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Pertumbuhan Kredit Perbankan

Sementara itu, jumlah rekening dana pihak ketiga (DPK) perbankan digital tercatat meningkat lebih tinggi, yakni sebesar 35,38% yoy.

Kendati mencatat pertumbuhan yang pesat, kontribusi perbankan digital terhadap industri perbankan nasional secara keseluruhan masih relatif kecil.

Data OJK menunjukkan kontribusi total aset, penyaluran kredit, dan DPK perbankan digital masih berada di bawah 2% terhadap total industri perbankan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×